Postingan

When the Timing Hurts, But the Dreams Still Live

  Ada masa di mana semuanya terasa menjanjikan. Aku menyusun ulang hidupku seperti merapikan buku-buku lama yang selama ini hanya disusun asal. Ada gairah untuk mulai lagi. Gairah yang datang bukan karena tekanan, tapi karena harapan. Harapan yang muncul dari keyakinan: bahwa waktuku untuk memulai hidup dengan ritme baru... sudah dekat. Aku bahkan sudah punya daftar kecil tentang hal-hal yang akan kulakukan: mendaftar kembali ke bangku kuliah, membangun koneksi dengan tubuhku lewat olahraga, memberi ruang untuk hal-hal personal yang selama ini hanya bisa kutunggu diam-diam. Aku percaya waktunya hampir tiba. Tapi yang datang justru... ketidakpastian. Sesuatu yang sebelumnya begitu meyakinkan, tiba-tiba menggantung di udara. Tidak datang. Tidak pergi. Tidak rusak. Tapi juga tidak jadi nyata. Dan aku yang sebelumnya penuh semangat, sekarang malah membisu dalam kecewa. Karena nyatanya, aku membangun ekspektasi yang terlalu indah. Ekspektasi yang tumbuh dalam diam, tapi menghancurka...

Pencapaian yang Tak Lagi Bermakna

Aku pernah berpikir bahwa pencapaian dalam hidup adalah tentang kebahagiaan. Tentang senyum bangga, pelukan hangat, dan banyaknya word of affirmations yang kudapatkan,  “Selamat, anakku tersayang, cintaku, harapanku, belahan jiwaku.”   Haha, dulu aku selalu dipanggil begitu— bucin banget ya, ibuku... Belum lagi deretan status WhatsApp yang mengutarakan kebanggaan, padahal pencapaian belum seberapa. Tapi hidup mengubah segalanya. Sejak Ibu pergi, arti pencapaian ikut terkikis bersama kepergiannya. Ibu selalu menjadi sosok yang paling mengapresiasi setiap usahaku, sekecil apa pun. Ia tak pernah setengah-setengah dalam mendukungku. Ibu adalah orang pertama yang percaya bahwa aku bisa, bahkan ketika aku sendiri ragu. Ia selalu hadir sepenuhnya—dengan pelukan, semangat, dan doa tanpa henti. Setiap pencapaian yang kuperoleh selalu disambutnya seolah itu adalah pencapaian terbesar di dunia. Aku ingat betul, di H-1 sebelum Ibu pergi untuk selamanya—saat beliau sedang kritis—aku baru...

5th Country - Turki (Eps. Cappadocia)

Gambar
Winter trip kali ini tuh bener-bener berkesan banget. Alhamdulillah, aku berkesempatan buat mengunjungi dua destinasi impianku. Ya, trip kali ini terasa spesial karena aku dan suami menjelajahi dua negara sekaligus: Turki dan Georgia. Dari dulu aku udah pengen banget pengen lihat balon udara di Cappadocia —itu kayak mimpi yang udah lama aku simpan, dan akhirnya Allah kasih jalan buat mewujudkannya. 😭✨ Kenapa Georgia? Karena korban tiktok! haha pokoknya alasan dan keseruannya ada di artikel sebelumnya haha maaf yaa acak bisa dilihat disini  6th Country - GEORGIA TRIP (Eps. Kazbegi)  dan  6th Country - GEORGIA TRIP (Eps. Tbilisi)  💡🌿 Aku dan suami berangkat dari Jakarta dengan penerbangan Emirates, transit dulu di Dubai, baru lanjut ke Istanbul. Senangnya lagi, kami dapet harga tiket PP Jakarta–Istanbul cuma 7,6 juta per orang, full service Emirates! 😍 Rezeki banget ga sih dapat harga segini. Tapi Istanbul bukan tujuan pertama kami. Kami memilih untuk langsung...

6th Country - GEORGIA TRIP (Eps. Kazbegi)

Gambar
 Hai... haiiii kembali lagi.... dengan travel blog amateur 😄😄 Waw hari ini ngebut yah sayyy, kita tuntaskan episode perjalanan ke Georgia ini. Yap setelah puas (sebenernya belum sih) haha untuk mengitari kota tblisi. Akhirnya aku memutuskan untuk One Day Trip ke Kazbegi salah satu sudut Georgia yang dikelilingi oleh Pegunungan Kaukasus. Dan tentunya karena ini winter trip, kami harus bersiap dengan ketebalan salju karena disana walaupun bukan winter pun infonya salju tetap ada! Berbekal informasi yang kudapatkan dari internet infonya suhu Kazbegi mencapi -15 Derajat. Wahhh sebenernya aku dah ngeri-ngeri sedapp untuk suhu sedingin itu. Tapi ayoklah gas, pake heat-tech atas bawah, ku double dengan baju tebal dan jaket super tebaaal dan tak lupa sarung tangan. Oiya berhubung aku tuh tim yang ga pernah pake tour kalo jalan-jalan (maksudnya tour yang dari Indo) hahaha maklum kami paling suka tuh kalo liburan flexible dan sesuai mood ya kan. Kan judulnya holidayyy masa diatur-atur (ALA...